Media

Press Release

Kabar resmi Festival Dieng, disusun ringkas untuk publik, media, dan sahabat budaya.

2026-07-18T00:00:00.000Z

Dieng Culture Festival Ke-XV Hadirkan Orchestra Symphony Dieng

DCF 2026 mengusung tema 'Back To The Culture' dengan suguhan baru Orchestra Symphony Dieng menggantikan Jazz Atas Awan.

Dieng Culture Festival Ke-XV Hadirkan Orchestra Symphony Dieng

Mengusung tema “Back To The Culture”, Dieng Culture Festival (DCF) kembali akan digelar pada tanggal 28-30 Agustus 2026 mendatang.

“Dieng Culture Festival akan diselenggarakan selama 3 hari pada tanggal 28-30 Agustus 2026. Agenda utama festival adalah kira budaya & ritual cukur rambut anak gimbal.” ujar Ketua Pokdarwis Dieng Pandawa Alif Faozi dalam keterangan tertulisnya (18/7/2026).

Menurut Alif, detail agenda dan acara pada DCF ke XV tahun 2026 ini akan disampaikan pada saat launching DCF XV pada tanggal 26-27 Juli esok bersama event Geothermal Festival dan Dieng Fun Walk dengan kategori 5 kilometer dan 10 kilometer yang dilakukan atas kerjasama Kelompok Sadar Wisata Dieng Pandawa Desa Dieng Kulon dengan Tim Kuliah Kreja Nyata Universitas Gadjah Mada dan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Sementara secara terpisah, Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana menegaskan komitmen penuh pemerintah kabupaten Banjarnegara untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan DCF ke XV.

“DCF tahun 2026 merupakan momentum untuk mengangkat nilai nilai kebudayaan yang ada di wilayah dataran tinggi Dieng. Kegiatan ini akan menjadi sarana promosi pariwisata Banjarnegara secara lebih luas dengan harapan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat Dieng dan Banjarnegara pada umumnya.” kata dr. Amalia Desiana.

Bupati Banjarnegara, dr Amalia Desiana sangat bersemangat dalam penyiapan penyelenggaraan DCF ke XV.

“Saya sangat mengapresiasi ide-ide kreatif dalam DCF kali ini. Tunggu tanggal mainnya, kalau gak datang ke DCF kali ini, saya jamin menyesal.” seloroh Bupati Banjarnegara.

Alif menambahkan, DCF Ke XV tahun 2026 tidak lagi menyuguhkan pertunjukan Jazz Atas Awan, tetapi akan diganti dengan pertunjukan musik Orchestra Symphony Dieng, dan tetap ada penerbangan ribuan lampion.

DCF ke XV pada prinsipnya terbuka untuk umum, pembatasan pengunjung hanya pada saat Ritual Cukur Rambut Gimbal di Candi Arjuna dan Orchestra Symphony Dieng di panggung Pandawa. Panitia menyediakan 2 panggung lain yakni panggung Sembadra dan panggung Gatotkaca yang bisa diakses masyarakat umum secara leluasa.

“Silahkan hadir saat peluncuran DCF Ke XV pada tanggal 27 Juli 2026 esok untuk informasi detail acara dalam DCF, sambil menikmati udara pagi dan hawa dingin dataran tinggi Dieng pada kegiatan Dieng Fun Walk.” pungkas Alif Faozi dalam keterangannya.